
Doc Foto Istimewa Penasehat OKP dan Ketua PAC PP Kecamatan Cibeber Dalam Rangka Haol Mama Gelar Ke-34
Penasehat OKP dan PAC Pemuda Pancasila Cibeber Laksanakan Haol Mama Gelar Ke-34
Cianjur || Radarjamberita.com, -Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) PAC Cibeber melaksanakan Haol Mama Gelar ke-34 di Pondok Pesantren Gelar, Cianjur, Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh Penasehat OKP sekaligus Ketua Siber,K.H Aging dan Ketua PP PAC Cibeber, Ucu serta puluhan ketua ranting PP se-Kecamatan Cibeber.
Mama Gelar, atau KH. Zein Abdusomad, adalah seorang ulama besar kharismatik yang mendirikan Pondok Pesantren Gelar pada tahun 1932. Beliau dikenal sebagai panutan dan sering dikunjungi oleh pejabat dari tingkat pusat hingga daerah.
Acara Haol Mama Gelar ini merupakan momentum spiritual dan kebersamaan umat antar organisasi keagamaan yang ada di cibeber. Dengan kegiatan seperti Hadiah dan Do'a bersama berharap dapat memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan umat.
Sebagai penasehat Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kecamatan Cibeber, K.H Aging menyampaikan pesan-pesan kepada seluruh Ketua ranting dan anggota pemuda pancasila agar selalu kompak dan melaksanakan kegiatan-kegiatan positif yang bisa dirasakan nilai sosialnya oleh masyarakat Cibeber serta bisa menjaga marwah organisasi secara internal maupun eksternal.
Lebih lanjut, K.H Aging berharap agar seluruh organisasi masyarakat yang ada di cibeber agar bisa lebih solid dan kompak lagi dalam hal-hal kebaikan serta bisa menjaga lingkungan untuk menciptakan kondusifitas maupun kenyamanan dan ketentraman masyarakat."imbuhnya
Ditempat yang sama. Ketua Pemuda Pancasila PAC Cibeber, Ucu menekankan pentingnya menjaga persatuan umat islam dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kita harus terus merawat Ukhuwah Islamiyah dan Kebangsaan. Jangan sampai perbedaan memecah belah kita, islam dan NKRI adalah satu kesatuan yang harus dijaga bersama oleh kita sebagai Organisasi Kepemudaan yaitu Pemuda Pancasila."tegasnya
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Organisasi Masyarakat maupun Organisasi Keagamaan dan pesantren tetap menjadi benteng spiritual dan sosial masyarakat. Semangat kebersamaan, cinta ulama , dan komitmen terhadap NKRI terus digaungkan dari desa hingga pusat."pungkasnya
(Deden Sudiana,SE)




